Adriani Sukmoro

Kidung Natal

Dua hari lagi umat Kristiani merayakan Natal. Sejak memasuki bulan Desember, kidung Natal terdengar disenandungkan di berbagai tempat: di pusat perbelanjaan (mall), di ruang tunggu bandar udara, di restoran, dan juga di rumah mereka yang merayakan Natal. Karena diputar secara rutin setiap tahun, lagu-lagu itu familiar di telinga.

Benson

Saat masih duduk di Sekolah Dasar, serial televisi Amerika berjudul Benson menarik perhatian. Pemeran utama serial itu Robert Guillaume, seorang aktor kulit hitam. Ia berperan sebagai Benson DuBois, Kepala rumah tangga di kediaman seorang Gubernur negara bagian.

Serial Benson berisi komedi situasi (sitcom), menyuguhkan cerita menarik dan lucu. Benson sering bersilat lidah dengan Gretchen Kraus (diperankan Inge Swanson), Kepala pembantu rumah tangga di kediaman Gubernur. Gretchen tak menyukai Benson yang berusaha melakukan perubahan di kediaman Gubernur.

Kejutan ditampilkan di salah satu serial Benson. Ceritanya seputar perayaan Natal di kediaman Gubernur, tampaknya serial itu episode Natal. Di bagian akhir cerita, Gubernur dan keluarganya serta pekerja di kediaman Gubernur berkumpul mengelilingi pemain piano. Kemudian Benson menyanyikan lagu O Holy Night. Ternyata suaranya merdu, mampu mencapai nada tinggi.

Saya berharap menyaksikan Robert Guillaume menyanyi lagi dalam sitcom Benson. Namun tak pernah terjadi. Di era teknologi ini, saya bisa menikmati suara Robert Guillaume lagi. Benson hadir di YouTube, menyanyikan O Holy Night.

White Christmas

White Christmas merupakan salah satu lagu Natal populer yang pasti diputar di masa Natal. I’m dreaming of a white Christmas. Begitu lirik yang terkandung di dalam lagu White Christmas.

Banyak penyanyi yang sudah merekam lagu itu dalam album Natal; mulai dari Bing Crosby, penyanyi yang pertama kali mempopulerkan lagu itu, hingga pemyanyi masa kini seperti Diana Krall, Gwen Stefani, Michael Bublé, Taylor Swift.

Lagu White Christmas yang dinyanyikan penyanyi di atas bercerita tentang mimpi seseorang akan Natal bersalju putih, dimana pucuk pohon berkilau, anak-anak mendengar lonceng kereta luncur di salju, dan ia menulis kartu ucapan Selamat Natal. Lirik lagu itu mengesankan tentang keindahan dan kedamaian Natal.

Menjadi unik ketika mendengar Gilbert O’Sullivan, penyanyi dan pencipta lagu asal Irlandia, menyanyikan lagu dengan lirik yang justru mengatakan I’m not dreaming of a white Christmas. Jadi bertanya-tanya, mengapa ia tak bermimpi tentang Natal bersalju putih? Ternyata ia memimpikan hal lain, memimpikan tentang kedamaian dunia. Melalui lagunya, Gilbert O’Sullivan menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Selamat Tahun Baru bagi mereka yang hidup dalam ketakutan. Ia berharap mereka akan segera menemukan kedamaian.

Di masa lampau, ketika suara penyanyi didengar melalui kaset rekaman, saya mengoleksi kaset rekaman album Gilbert O’Sullivan. Suaranya khas dan lagu-lagunya enak didengar. Zaman berubah, kaset rekaman menjadi usang, tape recoder yang memutar kaset rekaman sudah tak dijual. Kaset album penyanyi kesayangan pun dibuang. Namun tak perlu berkecil hati. Di era teknologi ini, saya tetap bisa menikmati suara Gilbert O’Sullivan yang mengatakan I’m not dreaming of a white Christmas melalui YouTube.

Melankolis

Lagu White Christmas yang populer itu bernada ringan. Liriknya juga bernada ringan. Orang yang menyanyikannya pasti merasa ‘ringan’ dalam membawakan lagu itu, pesan lagu mewarnai kegembiraan menyambut Natal bersalju putih.

Irving Berlin menciptakan lagu White Christmas di tahun 1942 untuk film musikal Holiday Inn. Sebagian orang beranggapan ada sentuhan melankolis di dalam lagu White Christmas. Mereka menghubungkannya dengan kematian putra sang pencipta lagu, yang meninggal di hari Natal tahun 1928, tiga minggu setelah kelahirannya. Lagu itu diduga mengandung kenangan akan putra satu-satunya yang dimiliki Irving Berlin, yang tak sempat dibesarkannya.

Ketika di hari Natal penduduk Kristiani Amerika pada umumnya membuka hadiah Natal yang diletakkan di bawah pohon, Irving Berlin mempertahankan tradisi pribadi. Setiap tahun ia ziarah ke makam putranya.

Lagu White Christmas mendapat penghargaan Academy Award sebagai The Best Original Song tahun 1942. Lagu White Christmas yang dinyanyikan Bing Crosby dalam film Holiday Inn mendunia, menjadi salah satu kidung Natal yang tak lekang oleh waktu.