Adriani Sukmoro

Image

Perilaku merupakan serangkaian tindakan yang dibuat seseorang dalam hubungannya dengan lingkungan maupun dengan diri sendiri. Perilaku sosial dapat ditunjukkan dengan perasaan, sikap, tindakan, dan kesantunan terhadap orang lain.

Perilaku seseorang yang terlihat oleh orang lain sering menjadi gambaran tentang orang tersebut. Citra (image) merupakan istilah yang digunakan untuk gambaran tentang seseorang, yang berhubungan dengan perilaku yang ditampilkan.

Meme Instagram

Pada umumnya perusahaan mengatur tentang perilaku yang tak pantas dilakukan oleh karyawan. Hal ini berhubungan dengan image tadi. Perilaku karyawan yang tak pantas bisa saja berdampak pada image perusahaan, terutama jika perilaku karyawan itu disangkutpautkan dengan profesionalisme tempatnya bekerja. Semakin bertambah penting jika karyawan itu seorang pemimpin perusahaan.

Image pimpinan perusahaan memberi dampak significant pada perusahaan, bisa mempengaruhi dinamika di dalam perusahaan, persepsi pihak luar terhadap perusahaan (termasuk pelanggan), dan kesuksesan bisnis. Mengapa demikian? Karena image pimpinan erat hubungannya dengan reputasi perusahaan. Perilaku pemimpin yang tak dapat diterima secara etika atau moral, bisa menjadi perhatian media dan khalayak ramai, berdampak pada penurunan reputasi perusahaan.

Seperti apa yang dilakukan John Dempsey. Lulus dari universitas ternama (Stanford University untuk program S1 dan New York University untuk program MBA), John Dempsey memiliki karier cemerlang. Selama 31 tahun ia bekerja di perusahaan Estée Lauder, dan berhasil menduduki posisi tinggi sebagai Presiden Grup Eksekutif di perusahaan itu.

Karier yang dibina selama 31 tahun hancur karena ia me-repost meme di akun instagramnya. Meme itu menggunakan kata ‘Nigger’ (N-word), kata dalam bahasa Inggris yang dihindari penggunaannya karena berkonotasi negatif, mengandung konteks menghina dan mendiskreditkan kaum kulit hitam Amerika.

Repost meme itu langsung menjadi perhatian karyawan perusahaan maupun pihak luar, menimbulkan kritik di sana sini. Walau John Dempsey menghapus repost tersebut beberapa jam kemudian, dan meminta maaf kepada followers instagramnya, namun kesalahan telah terjadi. Ia dianggap mencemooh kaum kulit hitam, dan dicap rasis.

Image Estée Lauder terganggu, dikaitkan dengan cemoohan pemimpin perusahaan itu terhadap kaum kulit hitam. Perusahaan Estée Lauder pun mengambil tindakan, memberhentikan John Dempsey dari jabatannya. Estée Lauder tak mau mengambil risiko, reputasi perusahaan dapat tercemar akibat ulah salah seorang pemimpinnya. Perusahaan itu menyatakan, tindakan John Dempsey tidak sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.

Greatest Television Dad

Seperti halnya perilaku karyawan yang bisa berdampak pada image perusahaan, perilaku para selebritas bisa mempengaruhi image dan reputasinya, serta pihak-pihak yang menggunakan selebritas tersebut dalam pekerjaan atau proyek mereka. Aktor atau artis yang tertangkap kasus narkoba bisa kehilangan pekerjaan akting maupun bintang iklan, produser film maupun perusahaan tak mau dikaitkan dengan image sang aktor atau artis yang rusak.

The Cosby Show merupakan program televisi Amerika, mengisahkan kehidupan keluarga Huxtable, keluarga kulit hitam kelas menengah atas yang tinggal di kawasan Brooklyn, New York.

Program ini mengudara dari tahun 1984 hingga 1992 (delapan tahun). The Cosby Show sangat populer di masa itu, disajikan dalam bentuk komedi situasi (sitcom). Selama penayangannya, The Cosby Show berhasil meraih rating televisi tertinggi selama 5 tahun berturut-turut.

Keberhasilan The Cosby Show tak hanya didukung kepiawaian akting para aktor dan artis pemain sitcom itu. Cerita yang disajikan sangat mengena dengan kehidupan keluarga Amerika. Peran Cliff Huxtable, sang ayah dalam sitcom itu, dimainkan oleh Bill Cosby. Perannya memikat pemirsa sehingga ia dijuluki sebagai ‘Greatest Television Dad’. Bill Cosby menjadi aktor televisi dengan bayaran termahal di masa itu. Kehadirannya di berbagai kegiatan selalu dikaitkan dengan perannya sebagai Mr. Cliff Huxtable.

Penggemar program The Cosby Show terguncang ketika tuduhan pelecehan seksual terhadap Bill Cosby muncul. Tuduhan itu dimulai ketika seorang stand up comedian, Hannibal Amir Buress, mengkritik Bill Cosby atas perbuatannya melecehkan beberapa perempuan. Ia telah melakukan kritik itu selama 6 bulan, namun tak ada yang menanggapinya, hingga sebuah majalah Philadelphia memuat tuduhan itu di website majalah tersebut.

Tuduhan Hannibal tak sembarangan. Ternyata Bill Cosby telah dituntut lebih dari 60 perempuan untuk berbagai kasus: perkosaan, serangan seksual dengan pengaruh obat-obatan, dan pelecehan seksual lainnya. Tuntutan-tuntutan itu dilakukan lebih dari sepuluh tahun namun tak muncul ke permukaan, hingga majalah Philadelphia memuat kritik Hannibal Amir Buress.

Image Bill Cosby sebagai Greatest Television Dad tercemar dan buyar. Program The Cosby Show juga terkena dampak. Stasiun televisi yang berencana memutar ulang The Cosby Show, membatalkan rencana itu. Berbagai pihak yang pernah memberi Bill Cosby gelar kehormatan, mencopot gelar kehormatannya.

Bill Cosby menghadapi persidangan atas tuduhan di atas. Ia sempat mendekam di penjara selama 3 tahun akibat tuntutan para korbannya. Pasti sulit baginya untuk kembali ke layar kaca, reputasi dan citra dirinya telah tercemar.

Ibu Guru

Sebuah pertunjukan drama musikal diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki. Drama musikal itu melibatkan beberapa aktor dan artis pendukung yang cukup dikenal, mengundang ketertarikan khalayak menonton. Pertunjukan diadakan di hari Sabtu. Banyak remaja murid sekolah yang menonton, drama yang dipadukan dengan musik disajikan dengan baik.

Usai pertunjukan, para remaja itu berebutan berfoto dengan aktor dan artis pendukung yang sengaja muncul dari balik panggung. Penonton remaja senang, permintaan mereka untuk swafoto diladeni dengan baik.

Beberapa aktor dan artis yang tak terlibat dalam drama musikal itu turut hadir menonton. Mereka tak luput dari serbuan penonton remaja. Salah seorang di antaranya seorang artis yang dikenal luas berkat aktingnya yang bagus dalam berbagai film, dan pernah mendapatkan penghargaan piala Citra.

Artis terkenal itu terlihat sibuk ngobrol dengan teman-temannya. Beberapa pentonton remaja mendekatinya. Melihat artis itu masih sibuk bercengkerama dengan teman-temannya, para remaja tadi tahu diri menunggu hingga obrolan selesai. Namun obrolan tak kunjung selesai, baik sang artis maupun teman-temannya seolah tak melihat remaja yang berdiri menunggu di dekat artis tersebut, walau antrian mereka terlihat jelas.

Salah seorang remaja putri yang berada dalam kelompok yang menunggu itu lumayan terkejut melihat artis pujaannya merokok. Pikirannya polos. Ia berpikir, artis yang memerankan seorang ibu guru dalam film yang ditontonnya, pasti akan berperilaku sesuai teladan yang ditunjukkan dalam film. Merokok tidak dianjurkan dan perlu dihindari, begitu nasihat yang diterima dalam pelajaran sekolah. Remaja tadi kecewa melihat artis idolanya merokok, tak sesuai dengan gambaran seorang ibu guru yang ada dalam pikirannya.

Satu per satu remaja yang menunggu artis terkenal itu beranjak pergi, terlalu lama menunggu. Obrolan sang artis tak kunjung selesai. Hingga tinggal dua orang yang setia menunggu, mungkin karena mengidolakan artis tersebut. Ketika sang artis akhirnya selesai mengobrol, kedua remaja tadi menyapanya dan meminta izin swafoto. Artis tersebut memenuhi permintaan mereka, termasuk menandatangani kertas yang disodorkan kepadanya. Namun ia segera berpaling dan beranjak pergi setelah swafoto dan proses tanda tangan untuk penggemar. Tak sepatah kata pun diucapkannya, tak ada sapaan pada penggemar. Raut wajahnya terlihat datar, tanpa senyum. Dari bahasa tubuhnya, terkesan ia terganggu atas permintaan penggemar tadi.

Orang bisa saja mengatakan, artis terkenal itu sombong. Ia lupa bahwa ia membutuhkan penonton dan penggemar untuk mendukung kariernya. Seorang artis perlu menjaga image, termasuk dalam hubungannya dengan penggemar.

Johann Wolfgang von Goethe mengatakan, perilaku adalah cerminan dari diri seseorang, image orang itu dibentuk dari perilakunya. Setiap insan bertanggung jawab atas perilaku dan image yang ditimbulkannya.